Part of the Do'a Iftitah

"Verily my solats, my ibadah, my life and my death I surrender to Almighty Allah, Creator and Lord of all the worlds. Never will I associate anything with Him. So am I commanded and I am of those who are Muslims."

Read N Write Ad

The Muslim Bloggers Alliance

The Muslim Bloggers Alliance
Bringing Muslim Bloggers Together

Saturday, February 28, 2015

Tenas Effendy @ Tengku Nasruddin Effendy kembali ke Rahmatullah!

Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun! 

Tenas Effendy @ Tengku Nasaruddin Said Effendy bin Tengku Said Umar Muhammad, budayawan dan sasterawan Melayu Riau, Indonesia. Almarhum ayahanda Tengku Nasaruddin Said Effendy adalah Setiausaha Peribadi Almarhum Sultan Said Hasyim, Sultan Pelalawan ke 8.

Almarhum Tenas Effendy yang termasyhur dengan karya karya dan usaha menghidupkan jatidiri dan adat resam warisan Melayu zaman berzaman telah kembali ke Rahmat Allah pada hari ini.



Almarhum meninggal dunia pada usia 78 tahun. Lahir pada tanggal 9hb November, 1936 di Dusun Tanjong Malim, Desa Kuala Panduk, Pelalawan, Hindia Belanda, Almarhum cukup terkenal dengan membudayakan masyarakat Melayu Riau, Indonesia dan serantau Rumpun Melayu Nusantara yang merangkumi Kepulauan Republik Rakyat Indonesia, Kesultanan Kesultanan Melayu Malaysia, Republik Singapura, Kesultanan Melayu Brunei Darussalam, Wilayah Selatan Negara Thai, Wilayah Selatan Republik Filipina dan juga sampai ke Afrika Selatan serta Pulau Madagascar!



Sesungguhnya kita semua kehilangan insan terpuji seumpama Permata Berlian Kesusasteraan Melayu sedunia!

Sungguh banyak jasa jasa Almarhum kepada kesinambungan Warisan Melayu sedunia sehingga akan mengambil masa begitu lama untuk saya rungkaikan disini akan sejarah ketekunan Almarhum kepada usaha menghidupkan dan meneruskan Kesusasteraan dan Warisan Melayu yang kaya dengan nilai seninya.

Antara pantun pantun nasehat karya Almarhum:

Apa tanda sampan berlabuh,
       Sudah bertambat muka belakang;
Apa tanda iman yang teguh,
       Ibadahnya taat dada pun lapang.

Apa tanda orang budiman,
       Ke tengah ke tepi tiada menyalah;
Apa tanda orang beriman,
       Hidup dan mati karena Lillah.

Insya Allah akan saya sambung nanti bila saya kembali nanti. 

Marilah kita menghadiahkan bacaan Ummul Quran Surah Al Fatihah untuk Almarhum Tengku Nasaruddin bin Tengku Saripah Azamah (bonda Almarhum)!

Post a Comment